Sabtu, 13 Agustus 2016

Perbedaan Penyakit Asma Dan Bronkitis

23.43

Obat Sesak Nafas Disertai Batuk Berdahak Pada Anak, Dewasa, Ibu Hamil Dan Menyusui Secara Alami!

Perbedaan Penyakit Asma Dan Bronkitis

Perbedaan Penyakit Asma Dan Bronkitis, Perlu Anda ketahui perbedaan penyakit kedua ini yang memiliki gejala yang sama namun penyebabnya berbeda.

Penyakit Bronkitis Akut dan Kronik

Menurut dr. Agus, bronkitis terbagi menjadi dua yaitu akut dan kronik. Bronkitis akut sering dialami anak-anak. Hanya, bronkitis akut ini terjadi sesaat dan tidak berkepanjangan. "Biasanya, bronkitis akut ini terjadi karena adanya infeksi dan terpapar polusi udara yang mengakibatkan terjadinya proses peradangan," kata dia menjelaskan.
Sedangkan bronkitis kronik, kata Agus, proses terjadinya menahun. Peradangan pada saluran napas yang bersifat kronik, tidak akan bisa kembali normal. "Biasanya terjadi pada perokok atau orang yang terpapar polusi udara terus menerus," kata dr. Agus.
Kalau ini terjadi terus menerus, maka akan terjadi `kapalan` pada saluran napas. Yaitu saluran napas menebal dan kaku.
Akibatnya, saluran napas akan menjadi mampet, karena penebalan itu. "Sehingga gejalanya muncul berupa sesak napas dan batuk yang terjadi terus menerus. Selain itu, dahak akan mengental akibat dari penebalan itu," kata dr. Agus menerangkan.
Bronkitis dapat terjadi kapan saja, tidak selalu dari usia anak-anak. Untuk bronkitis akut, masih dapat disembuhkan. Sedangkan kronik, maka tidak akan pernah hilang.
Untuk mengetahui diagnosa pasti apakah akut dan kronik maka pasien harus diperiksa ke dokter spesialis.

Penyakit Asma

Asma merupakan penyakit yang menyerang seorang pasien yang memiliki saluran napas cenderung sensitif. "Asma itu sama kayak Putri Malu. Ketika kena pencetusnya, akan mengerut dan mampet. Tapi, kalau pencetusnya hilang maka akan terbuka lagi," kata dr. Agus.
Sebesar 90 persen asma disebabkan faktor genetik. Bila sebelumnya orangtua menderita asma, besar kemungkinan anak untuk mengalami asma juga sangat besar. Sisa 10 persen bisa disebabkan paparan polusi udara dan merokok. "Jadi, saluran napas cenderung menjadi hipersensitif karena faktor eksternal," kata dia menambahkan.
Pencetus terjadinya hipersensitif ini menurut dr. Agus berbeda antara pasien A dan pasien B. Bisa karena alergi, debu, stres, dan hawa yang dingin. Sampai saat ini, belum dapat diketahui pasti mengapa bisa berbeda-beda.
Sedangkan gejala untuk penyakit asma, karena sesak napas yang hilang timbul. Alasannya, karena dia baru akan timbul ketika ada pencetusnya. Dan bila asma terjadi terus menerus, maka asma itu disebut dengan asma menetap, yang membuat pasien harus selalu membawa obat hirup.
Nah itu dia perbedaan penyakit asma dan bronkitis yang perlu Anda ketahui, baca juga informasi oabt sesak nafas yang disertai batuk berdahak

0 komentar:

Posting Komentar

obatsinusitis.dkes.org. Diberdayakan oleh Blogger.